Piru-Beberapa hari terakhir terjadi Black Out di system Piru dimana potensi penyebab gangguannya ditemukan pada sisi Jaringan Tegangan Menengah (JTM) dan Kubikel incoming pembangkit.
Dari case ini PLN Piru membuat rencana pekerjaan pemeliharaan sesuai titik temuan dan telah di informasikan kepada pelanggan juga stakeholder melalui surat dan WA Group. Hal ini di sampaikan saat di temui media ini’ Selasa malam, (03/06/2025)

Manager ULP Piru, Muhammad Ilham mengatakan “Adapun jadwal pemeliharaan tersebut pada hari selasa, pukul 09.00 WIT-selesai diantaranya pekerjaan, ;Pekerjaan perbaikan konstruksi JTM depan Alfamidi, Perbaikan konstruksi isolatur tumpu di kilo 1, ; Pembersihan ROW di kilo 1, Perbaikan kubikel incoming sisi pembangkit dan Evakuasi daya Gardu Induk (GI)

Ketika pekerjaan terencana tersebut selesai dikerjakan, kemudian dilakukan normalisasi secara bertahap pada 6 penyulang pada pukul 17.30 – 18.30 WIT. Cuaca yang ekstrim berdampak pada lambatnya penormalan system.
Kurang lebih pada pukul 19.45 WIT terjadi padam pada system piru, terdengar bunyi ledakan pada sisi kubikel 20KV penyulang sakari. setelah dilakukan pengecekan, kubikel tersebut mengalami trouble.

Kemudian petugas mencoba melakukan normalisasi kembali namun gagal. Selanjutnya dilakukan perbaikan dengan memisahkan compartement kubikel penyulang sakari kemudian dicouple dengan penyulang morekau bertujuan agar penyulang sakari tetap bisa masuk system.
Proses normalisasi system penyulang morekau-sakari, Pangkal – LBS tugu oma-opa, masuk aman, LBS tugu oma-opa – LBS sakari, masuk amanLBS sakari – ujung jaring penyulang sakari, masuk aman
Selang beberapa waktu berlalu, kembali terjadi trip pada penyulang morekau dengan indikasi gangguan L3 = 157A, I0 = 131A.
Sehubungan dengan indikasi tersebut dilakukan normalisai kembali pangkal jaringan morekau sampai dengan LBS tugu oma-opa masuk dengan aman, tugu oma-opa sampai LBS sakari penyulang kembali trip dengan indikasi yang sama.
Team langsung diterjunkan untuk melakukan penyisiran pada pukul 23.05 WIT, dari hasil penyisiran gangguan di lapangan ditemukan ular pada titik Jaringan Tegangan Menengah (JTM) jalur LBS tugu oma-opa sampai LBS sakari.
(E/Red)










