Amalatu-Kedai Kopi Bambu Pamali, yang terletak di Negeri Latu, Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), telah menjadi simbol kehangatan dan harapan bagi warga yang terdampak gempa Amalatu yang hendak mengunjugi.
Kedai kopi ini didirikan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) SBB sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang masih mengalami trauma pasca-gempa. Pantauan media ini’ Selasa, (22/07/25).
Ketua BAZNAS SBB, Suaib Pattimura mengatakan”Kedai Kopi di kompeks Bambu Pamali ini menawarkan aneka jenis kopi yang dapat dinikmati oleh warga secara gratis. Selain itu, kedai ini juga menjadi tempat rileksasi warga, hal tersebut sebagai konsep trauma healing bagi warga yang terdampak gempa”.
“Dengan suasana yang nyaman dan hangat, kedai ini menjadi tempat bagi warga untuk berbagi cerita dan pengalaman, serta mencari dukungan dan kehangatan bersama”.
Sementara itu salasatu warga Latu, Ipan mengataka “Kedai Kopi Bambu Pamali adalah contoh nyata dari kepedulian dan solidaritas masyarakat SBB dalam membantu warga yang terdampak bencana. Dengan adanya kedai ini, warga dapat merasa lebih nyaman dan memiliki tempat untuk melepaskan stres dan trauma pasca-gempa.
Lanjutnya “BAZNAS SBB patut diapresiasi atas inisiatif dan kepedulian mereka dalam membantu warga terdampak gempa. Kedai Kopi Bambu Pamali bukan hanya sekedar tempat untuk minum kopi, tetapi juga menjadi simbol harapan dan kehangatan bagi warga SBB” tutupnya.
(**)










