Piru– Bupati kabupaten Seram Bagian Barat, Ir. Asri Arman, MT saat mengunjungi Masjid Raya Kabupaten SBB, Masjid Raya Nurul Yasin yang di bangun oleh pihak ketiga dan dinas PU SBB sebagai penanggung jawab pembangunan Masjid itu menyimpan tanda tanya besar soal kucuran anggaran dan capaian bagunan.
Jawaban terbata-bata dan ragu-ragu penuh tanda tanya saat Bupati SBB meminta kedatangan kadis PU SBB, Ahmad Wahyudi ke lokasi pembangunan masjid raya Kabupaten SBB yang suda menjadi misteri itu. Pantauan reporter media ini’ Jum’at, (07/03/2025).
“Paling lima puluh pak, kalau bangunannya, ini suda di periksa dan ada temuan dan suda di kembalikan” sebut Ahmad Wahyudi saat di tanya Bupati soal capaian program pembangunan masjid raya yang tidak maksimal namun suda menelan anggaran cukup besar.
” Bagaimana jika saya periksa, apakah hasilnya masih tetap sama dengan hasil pemeriksaan yang ada, ” tanya Bupati SBB.
Dengan spontan dijawab oleh Ahmad Wahyudi ” suda di periksa, ada temuan tapi sudah di kembalikan” dengan reaksi spontan.
“Kalau begitu jawabannya harus memiliki data sebab kontruksi bangunan itu eksata yang didasarkan pada ilmu pasti, bukan seperti ilmu sosial yang tiga di tambah tiga jawabannya bisa tujuh. Sementara eksata ini tiga tambah tiga tetap enam, kerja harus yang baik dan sesuai rancangan agar kualitasnya baik” tegas Bupati SBB.
Sementara itu, Kadis PU SBB, Ahmad Wahyudi enggan memberikan keterangan persnya saat ingin di konfirmasi soal kejelasan temuan dan pengembalian yang di sampaikan.** Lanjut (Erpan/Red)










