Piru-Camat Amalatu Kabupaten Seram Bagian Barat, Rafli Alidrus, menyatakan dukungan penuh untuk penanganan dan pencegahan stunting di Kabupaten SBB terutama di kecamatan Amalatu.
Dalam diskusi, ia menyebutkan bahwa Kecamatan Amalatu masih minim kegiatan untuk memenuhi 20 persen pencegahan dan penanganan stunting di tingkat desa.
Olehnya itu pentingnya ada kolaborasi dari semua elemen masyarakat di tingkat Desa dalam melihat serius masalah Stunting dan Gizi buruk di tingkat Desa. Pantauan reporter media ini’ Kamis, (22/05/2025)
Rapat koordinasi yang di lakukan di lantai III Kantor Bupati itu, Rafli juga menyarankan agar pemberian obat kepada remaja yang dicanangkan oleh Dinas Kesehatan dapat langsung menyentuh remaja di sekolah SMP dan SMA, bukan melalui desa. Dengan demikian, diharapkan program pencegahan stunting dapat lebih efektif dan tepat sasaran.
Iya juga menambahkan “pentingnya pelatihan penginputan data stunting jika memang kecamatan akan di minta sebagai jembatan penginputan data untuk mengumpulkan data di tingkat desa” ujarnya.
(E/Red)










