SBB, MALUKU – Warga Huamual Belakang, Seram Bagian Barat (SBB), mengungkapkan kekecewaannya terhadap Camat Huamual Belakang, Usman Manija, yang dinilai tidak mendukung kontingen Kafilah Huamual Belakang dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-XI tingkat Kabupaten SBB.
Menurut sumber, sejak keberangkatan kontingen Kafilah Huamual Belakang hingga saat ini, Camat Huamual Belakang tidak menunjukkan kehadirannya dan tidak memberikan dukungan kepada anak-anak kontingen. “Jangankan ingin berkontribusi, batang hidungnya pun tidak kelihatan hingga saat ini,” ungkap sumber tersebut. Disampaikan pada media ini’ Selasa, (25/11/25).
Warga Huamual Belakang merasa iri dengan kecamatan lain, di mana para camat mereka turut hadir ke arena sebagai bentuk suport kepada para anak-anak mereka. “Kami merasa sedih karena keberadaan kontingen kita yang terselip derita,” tambah sumber tersebut.
Warga Huamual Belakang berharap agar Bupati SBB, Asri Arman, dapat mengevaluasi Camat Huamual Belakang dan meminta agar ia dapat lebih peduli dengan kegiatan keagamaan seperti ini. “Camat adalah kepala pemerintahan yang mengakomodir seluruh desa di lingkup kecamatan Huamual Belakang, harusnya ia merasa memiliki dan mendukung kegiatan seperti ini,” harap sumber tersebut.
Sementara itu Camat Huamual Belakang saat di hubungi media ini untuk di minta keterangan, belum juga bisa terhubung. Lanjut-
(**)










