Jakarta-Bupati Seram Bagian Barat Ibu Asri Arman menghadiri Konferensi Nasional Kusta Dua Ribu Dua Puluh Enam yang berlangsung di Puri Agung Convention Hall, Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat pada Jumat lalu.
Kehadiran Ibu Bupati merupakan bagian dari undangan pemerintah pusat yang ditujukan khusus kepada kepala daerah dari wilayah prioritas penanggulangan kusta. Tujuannya adalah memperkuat komitmen bersama untuk mempercepat penghapusan penyakit ini di seluruh negeri.
Konferensi ini mempertemukan berbagai pihak: perwakilan pemerintah pusat dan daerah, kementerian terkait, organisasi internasional, kalangan akademisi, tenaga kesehatan, serta komunitas penyintas kusta. Semua pihak bersatu padu demi mencapai target Indonesia bebas kusta pada tahun dua ribu tiga puluh.
Dalam acara tersebut, para kepala daerah turut menandatangani Komitmen Bersama Percepatan Eliminasi Kusta. Kementerian Kesehatan mencatat bahwa saat ini Indonesia menempati peringkat ketiga negara dengan beban kasus kusta tertinggi di dunia, setelah India dan Brasil.
Sepanjang tahun dua ribu dua puluh lima, tercatat sebanyak enam belas ribu dua ratus sembilan puluh dua kasus baru ditemukan. Sebanyak sembilan koma satu persen di antaranya terjadi pada anak-anak, hal ini menandakan penularan masih kerap terjadi di lingkungan keluarga maupun masyarakat luas.
Kabupaten Seram Bagian Barat termasuk ke dalam dua belas kabupaten dan kota prioritas penanggulangan kusta secara nasional. Oleh karena itu, pemerintah daerah didorong untuk memperkuat langkah deteksi dini, menjamin pengobatan tuntas bagi penderita, menghapus stigma negatif di masyarakat, serta memasukkan program penanggulangan kusta ke dalam kebijakan pembangunan daerah.
Konferensi Nasional Kusta Dua Ribu Dua Puluh Enam diharapkan dapat melahirkan rekomendasi kebijakan yang nyata, mempererat kerja sama lintas bidang, serta mendorong percepatan penghapusan kusta melalui semangat: “Temukan Dini, Obati Tuntas, Akhiri Stigma” menuju Indonesia bebas kusta pada tahun dua ribu tiga puluh.
*










