Screenshot
SBB, MALUKU-Di momen istimewa peringatan hari ulang tahun (HUT) Pelita Jaya yang ke-54, Ketua TP PKK Kabupaten Seram Bagian Barat, Yeni Rosbayani Asri, membawa pesan yang menyentuh dan penuh makna.
Ia mengajak seluruh elemen, khususnya keluarga besar Pelita Jaya, untuk benar-benar menjadi “penerang” sejati yang menghidupi makna kalimat sakti “saka mese nusa” Pelita Jaya Jaya dan “Saka Mese Nusa” Mese Mese Mese, menjaga dan melestarikan pulau serta tradisi adat dan budaya yang di wariskan para leluhur Pelita Jaya di tonjolkan lewat kolaborasi tarian adat menjadi simbol menyatukan suku ras dan agama. Pantauan media ini’ Minggu, (17/07/2026)
Namun, tugas mulia ini tak berhenti pada penjagaan alam semata. Yeni menegaskan, Pelita Jaya juga harus menjadi perekat yang kuat: merawat tradisi luhur serta menjalin kolaborasi yang indah dan harmonis antara adat budaya di Seram Bagian Barat yang di padukan dengan adat budaya masyarakat Pelita.
Dari sinilah cahaya Pelita Jaya akan semakin bersinar: menjaga keseimbangan alam, merawat warisan leluhur, serta menyatukan kekayaan budaya yang berbeda menjadi satu kekuatan besar demi kemajuan bersama.
Semangat 54 tahun ini bukan sekadar angka, melainkan komitmen baru untuk terus bersinar, bersatu, dan melestarikan tradisi yang terus di rawat sepenuh hati dan menjadi pelita bagi Seram Bagian Barat.” Ulas Yeni.
Kedatangan masyarakat Tetangga kampung, Dusun dan Negeri tetangga menjadi bukti bahwa SBB memiliki keragaman adat, budaya dan agam namun tetap hidup berdampingan saling memberi dukungan saling menghargai satu dengan yang lain.
*










