SBB, MALUKU-Langkah nyata bangkitkan ekonomi dari akar rumput! Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) bersama Tim Fasilitator Kabupaten (Faskab) Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) secara resmi menyerahkan dana demplot kepada 19 Kelompok Penerima Bantuan (KPB), Selasa (18/8/2026). Kegiatan ini menjadi angin segar bagi upaya penguatan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan potensi usaha lokal yang produktif.
Penyerahan dana ini bukan sekadar serah terima uang, melainkan wujud komitmen bersama membangun kemandirian warga di tingkat kampung. Dana yang disalurkan diharapkan menjadi benih usaha yang tumbuh besar, bukan sekadar bantuan sesaat.
Dalam arahannya, Bupati Seram Bagian Barat menegaskan perhatian penuh Pemda terhadap program yang menyentuh langsung kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap bantuan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya. Jangan anggap ini sekadar pemberian, jadikanlah modal utama untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan taraf hidup keluarga serta lingkungan sekitar,” tegas Bupati.
Lebih lanjut ia mengingatkan, keberhasilan tidak hanya bergantung pada besarnya dana, tetapi juga kesungguhan dan integritas pengelolaan.
“Setiap kelompok harus menjaga transparansi, kebersamaan, dan rasa tanggung jawab. Inilah kunci agar program ini berjalan lancar dan bermanfaat jangka panjang,” tambahnya.
Tidak hanya berhenti pada pemberian dana, dukungan penuh juga diberikan oleh Tim TEKAD. Koordinator Kabupaten (Korkab) TEKAD SBB menjelaskan bahwa pendampingan dan pemantauan akan terus berjalan di lapangan.
“Kami akan selalu mendampingi, memastikan kegiatan berjalan sesuai rencana, dan membantu mengatasi segala kendala yang muncul. Dana demplot ini harus benar-benar tepat guna dan menghasilkan bukti nyata,” ujar Korkab.
Ia juga menekankan nilai pembelajaran dari kegiatan ini: “Bagi kelompok penerima, ini adalah proses belajar mengelola usaha yang mandiri dan berkelanjutan, bukan hanya sekadar melaksanakan tugas.”
Sinergi yang terjalin erat antara Pemerintah Daerah Kabupaten SBB dan Tim TEKAD menjadi fondasi kuat. Dengan dukungan anggaran, pendampingan teknis, serta partisipasi aktif masyarakat, program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, memperkuat kelembagaan warga, dan mengangkat pendapatan masyarakat kampung di Seram Bagian Barat.
Penyerahan dana kepada 19 kelompok ini pun menjadi titik tolak mempertegas tekad bersama: mewujudkan transformasi ekonomi yang tumbuh dari bawah, berbasis potensi lokal, dan lestari selamanya.
*










