KPR.COM, Jakarta-Kunjungan kerja komisi III dewan perwakilan rakyat daerah, seram bagian barat(DPRD SBB),ke Kementrian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP RI), tersebut, ditemukan dua program strategis pemerintah pusat (Pempus), yang dapat menjadi peluang dalam memajukan nelayan lokal kita.
Dua program tersebut yaitu Kalaju dan Kalamo, Kalaju dan Kalamo ini sudah di canangkan pemerintah pusat lewat KKP RI sejak lama namun terkesan tidak di manfaatkan. Hal ini disampaikan pada awak media’ Senin, (23/12/2024).

Ketua Komisi III DPRD SBB, Andi Nur Akbar mengatakan” dalam kunjungan kerja kita ke-KKP RI itu, kita di berikan informasi tentang adanya program kementerian yang sangat strategis dalam memajukan nelayan lokal kita. Kunjungan kerja ini kita lakukan didasari oleh hasil evaluasi komisi III kemaren di dinas perikanan kabupaten SBB yang dinilai kurang optimal memajukan nelayan lokal di kabupaten SBB” ujar Akbar.
“Kalaju atau, kampung nelayan maju dan Kalamo atau Kampung nelayan moderen. Dua program ini jika di tangkap oleh dinas perikanan maka kebutuhan nelayan lokal kita akan termaksimalkan. Direktorat jenderal Penanganan tangkap dan pengelolaan KKP sangat terbuka dan berupaya untuk memajukan nelayan lokal kita bahkan hingga tercapai nelayan moderen.” ujar Akbar.
Akbar juga menambahkan komisi III akan berkordinasi dengan dinas perikanan untuk membicarakan program strategis pemerintah pusat yang menurut mereka sangat berdampak baik untuk kemajuan nelayan di kabupaten SBB. Jika program Kalaju dan Kalamo dapat direalisasikan maka akan berdampak pada peningkatan PAD untuk kabupaten seram bagian barat” tutupnya.
(Erpan/Red)










