Piru-Ungkapan ‘Masuk Pandopo‘ yang kerap di sebut Tim dan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Asri Arman – Selfinus Kainama atau kerap di sebut AMANUSA, pada masa kampanye lalu ternyata bukan sekedar yel-yel saja tetapi bagian dari ungkapan ajakan kepada seluruh masyarakat SBB untuk bersama-sama masuk Pandopo.
Pernyataan ‘Masu Pandopo’ ini merupakan ungkapan yang harus di rasakan oleh seluruh masyarakat SBB. Hal ini berdasarkan pantauan reporter media ini di Pandopo Bupati Kota Piru, Rabu, (02/04/2025)
Bupati SBB, Asri Arman dalam ungkapan sepatah katanya menegaskan” ucapan Amanusa ‘Masuk Pandopo‘ itu bukan sekedar yel-yel saja tetapi itu adalah ajakan untuk seluruh masyarakat SBB, karena kemenangan AMANUSA merupakan kemenangan seluruh masyarakat SBB, dan hari ini masyarakat SBB telah merasakan Masuk Pandopo Bupati” ujarnya.
Lanjutnya” Pandopo ini bukan milik saya, tetapi milik kita seluruh masyarakat SBB. Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pendukung dan simpatisan serta Tim yang selalu solid dalam setiap peran sehingga kita semua sudah merasakan Masuk Pandopo sesuai yel-yel kampanye yang sering di ucapkan selama masa kampanye lalu” beber Bupati SBB itu.
Sementara itu Ketua TP-PKK SBB, Yeni Rosbayani Asri dalam sambutannya mengatakan “Saya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat SBB yang hadir pada acara open house, mulai dari hari pertama hingga saat ini jika ada kekurangan atau, ketidak nyamanan selama acara ini berlangsung”. Iya juga mengucapkan terimah kasih banyak kepada ibu-ibu Majelis Ta’lim dan Pelwata.” Tuturnya.
Yeni juga mengatakan telah membuat kontak khusus untuk ibu-ibu Majelis Ta’lim dan Pelwata yang dapat menghubungkan langsung dengannya. “Kontak ini akan terhubung langsung dengan saya agar informasi di masyarakat lewat ibu-ibu bisa langsung dengan saya, apapun yang di rasakan ibu-ibu bisa saya ketahui. Kondisi yang terjadi di masyarakat lewat ibu-ibu Majelis Ta’lim dan Pelwata se-kabupaten SBB, dengan mengedepankan informasi yang benar dan akurat agar kita semua dapat bersama-sama membangun SBB kedepan yang lebih baik lagi”.
iya juga meminati doa dan dukungan dari semua masyarakat SBB, lebih khusus Ibu-ibu Majelis Ta’lim dan Pelwata. ” Saya meminta ibu-ibu majelis ta’lim dan Pelwata se-kabupaten SBB untuk mengangap saya seperti anak dari ibu-ibu Majelis Ta’lim dan Pelwata, sehingga tidak ada rasa sungkan untuk memberikan saran dan informasi langsung kepada saya. Tentu setiap informasi yang di berikan akan saya ambil dan cari solusinya. Saran dan informasi serta keluarga ibu-ibu saya harap di sampaikan dengan benar sesuai yang terjadi di masyarakat agar dapat dengan cepat terjawab atas kerjasama kita semua” tutup Yeni.
(Adia/Red)










