KPRM.COM, Masohi- Himpunan mahasiswa Islam, (HMI) bukan sekedar organisasi pengkaderan tetap sebagai bagian dari pensil yang mampu memoles generasi generasi muda yang awalnya berangkat dari pelajar menuju gerbang kebebasan berpikir, bertindak dan berkreativitas.
Berangkat dari 18 November 2023 setengah melewati dinamika pengkaderan latihan kader satu, (LKI) HMI Komisariat Bahasa STIKIP Gotong Royong Masohi dengan tema “Rekontruksi Karakter Kader HMI Yang Militan Sesuai Arah Juang Dan Independensi HMI” mengantarkan kita menjadi pribadi yang kritis melihat dinamika kampus dan dinamika sosial kemasyarakatan. Hal ini di sampaikan pada media ini’ Jumat, (03/01/2023).

Kader HMI Cabang Masohi, Ahral Patty mengatakan” pribadi yang kritis akan memicu cara berpikir kita menjadi manusia yang rindu akan kebenaran dan jika kita rindu akan kebenaran maka secara otomatis terdorong nilai-nilai keberpihakan yang murni sebagai jaminan akan tumbuh perubahan secara individu dan selanjutnya dari individu -individu itu berevolusi menjadi sekelompok orang yang ingin menuju pada suatu perubahan, entah itu perubahan dari segi pemahaman, pengetahuan maupun perubahan dalam dinamika sosial” ujar Ahral.
Lanjutnya” perubahan akan berpindah pada suatu perbaikan jika di dominasi oleh kelompok mayoritas, seperti filosopi ‘lidi’ dimana kumpulan lidi yang mampu menghempaskan debuh sekecil partikel jika kumpulan lidi itu di jadikan sapu. Filosopi sederhana ini bukan sekedar kata benda ataupun kata kerja, tetapi dapat mengajarkan kita tentang bagaimana pentingnya cara kita untuk menjadi pribadi dan kelompok masyarakat yang mampu berubah secara individu, atau aku-aku menjadi kita menuju perubahan dalam perbaikan” jelas Ahral.
Iya juga menambahkan ” ayo berHMI dengan sepenuh jiwa raga, serta tumbuh kembangkan kreativitas yang dapat memberikan pikiran-pikiran positif untuk membangun kota Masohi dengan cara kita yang berbeda namun untuk kemajuan bumi Pama Hanu Nusa tercinta” tutup Ahral Patty, Kader HMI Cabang Masohi.
(ET/Red)










